Akhir-akhir ini, dunia persilatan eh maksudnya dunia persosmed-an Indonesia (entah penulisan gue benar atau tidak) sedang heboh. Karena muncul public figure baru yang menurut kebanyakan orang terkenal karena sensasi. Ya taulah ya siapa, si awaw (nama disamarkan) jadi viral karena video dia nangis-nangis di yucub. Dan sejak video itu di upload, dia langsung jadi viral di Negeri kita tercinta ini. Banyak yang menghujat dan banyak juga yang mendukung dia. Kalo gue ditanya pro apa kontra,gue sih jawab BODO AMAT. Baru-baru ini juga dia collab dengan rapper kesayangan abg, taulah ya siapa. Mereka berdua nge-rap di lagu tersebut, yang menarik dislike nya lebih banyak dari yang like. Banyak sekali yang menghujat video klip/lagu tersebut (terbukti dengan dislike yang LEBIH dominan). Eh kok tulisan ini malah membahas lagu/video klip itu ya, kalo kalian (entah ada yang baca atau tidak) ingin liat review atau reaksi atas lagu tersebut, udah banyak di channel dan web sebelah. Si awaw ini dianggap negatif oleh netizen gara2 kehidupan pribadi nya yang dia umbar di medsos. Sampai ada berita bahwa dia dilaporkan oleh sebuah lembaga karena dianggap mempertontonkan hal yang tidak pantas, dan ada juga berita bahwa akun sosmed nya akan di blokir. Menurut gue sih lembaga tersebut tidak bisa se-enak nya memblokir akun sosmed dia, because this is internet era, we post what we want, dan juga itu menutup mata pencaharian dia sebagai selebgram. Walaupun diberi kebebasan dalam menggunakan internet, ada baiknya juga di-iringi dengan kebebasan yang bertanggung jawab. Bertanggung jawab disini dimaksudkan mengurangi konten yang tidak pantas, mendengarkan masukan dari orang lain, karena fans dia kebanyakan anak muda seharusnya si awaw lebih memperhatikan isi dari sosmed dia. Lembaga seharusnya memberi teguran terlebih dahulu ke si awaw, kalo dia masih mempertontonkan hal yang dianggap kurang pantas, selanjutnya itu kebijakan dari lembaga tersebut. Eh gak kerasa lumayan panjang juga tulisan gue malam ini, gue cuma berpesan jadilah generasi penerus yang mengontrol kebebasan dan di-iringi dengan tanggung jawab, agar Indonesia lebih maju, kreatif, dan cerdas. Salam damai.





